Paguyuban Menjadi Wadah Pembangunan SDM, Arjun: Gerakan Harus Berbasis Kolektif

SELASARNEWS.COM, KENDARI – Organisasi kemahasiswaan atau paguyuban merupakan perkumpulan setiap mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di berbagai wilayah dengan notabene berada di tempat tinggal yang sama.

Keberadaan paguyuban di suatu wilayah pendidikan tinggi menjadi wadah yang menyentuhkan rasa kekeluargaan antar sesama mahasiswa dan yang tak kalah penting pembangunan sumberdaya manusia mulai dari sini.

Tentunya paguyuban memiliki visi misi yang bervariasi namun ber arah pada peran mahasiswa dalam pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini di ungkapkan oleh Arjun mantan ketua Ikatan Mahasiswa Desa Kalibu, dirinya mengatakan paguyuban mahasiswa buton utara dari tingkat desa hingga kecamatan masih kuat dan konsisten hal ini di buktikan dengan adanya gerakan yang dibangun mulai dari peningkatan kualitas hingga kontrol kebijakan pemda butur.

“Sampai hari ini saya masih melihat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol masih ada di setiap mahasiswa, bisa dibuktikan dengan adanya gerakan setiap Paguyuban mulai dari kegiatan internal hingga gerakan kontrol kebijakan pemerintah daerah akhir-akhir ini,” kata dia (25/05/2026).

Dirinya mengungkapkan fungsi seorang mahasiswa terbagi menjadi dua sebagai pembahawa perubahan dan juga pengontrol atau evaluasi kebijakan, hal ini juga di perkuat peran kemahasiswaan untuk menjalankan tri dharma perguruan tinggi.

Setiap mahasiswa memiliki hak dan kewajiban untuk mengabdikan diri kepada masyarakat tempat tinggal nya dan juga menjalankan aktivitas perkuliahan guna meningkatkan kualitas masing-masing.

“Di tengah banyaknya polemik yang bermunculan khususnya di Buton Utara maka ini menjadi tantangan bagi seorang mahasiswa secara kelembagaan untuk menjadi lokomotif penggerak, jika memang belum maksimal dalam gerakan pengontrol kebijakan maka alangkah baiknya matangkan kualitas kita sendiri”

Baca Juga  Lahirnya Pasar Resmi Desa Kalibu di Picu Penutupan Sepihak Pasar Pribadi