SELASARNEWS.COM, BUTUR – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Buton Utara, Rahman saat membuka Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Buton Utara di Aula Bappeda Butur, Selasa (19/5/2026).
Dalam sambutannya, Rahman mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pejabat pemerintah, pengusaha, hingga pihak swasta untuk ikut terlibat menjadi orang tua asuh bagi anak-anak berisiko stunting di Kabupaten Buton Utara.
Menurutnya, penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan gotong royong semua pihak demi menyelamatkan generasi masa depan.
“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak Buton Utara tumbuh dengan keterbatasan daya saing akibat kekurangan gizi kronis. Oleh karena itu, melalui Genting, Pemerintah Daerah ingin memastikan tidak ada satu pun balita berisiko stunting di daerah kita yang berjuang sendirian,” ungkap Rahman.
Ia menjelaskan, kontribusi orang tua asuh melalui penyediaan protein hewani dan pendampingan gizi merupakan bentuk investasi kemanusiaan sekaligus investasi masa depan daerah.
Selain memperkuat intervensi jangka pendek melalui program Genting, Pemda Butur juga mulai menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai langkah strategis pembangunan jangka panjang.









