MoU PUPR Butur dan SMK Jadi Langkah Siapkan Tenaga Teknis Lokal

Para siswa nantinya akan diperkenalkan langsung dengan proses perencanaan infrastruktur, pengawasan proyek, pemetaan, administrasi teknis, pengelolaan jalan, irigasi, permukiman, hingga penggunaan aplikasi dan dokumen teknis pemerintahan.

Husima menjelaskan, keterlibatan siswa SMK dalam praktik kerja lapangan menjadi bagian penting dalam menyiapkan tenaga teknis lokal yang nantinya dibutuhkan daerah.

“Jika sejak SMK anak-anak sudah diperkenalkan pada dunia kerja PUPR, maka daerah dapat menyiapkan calon tenaga konstruksi, operator, drafter, surveyor, tenaga sanitasi, hingga calon ASN teknis di masa depan,” jelasnya.

Selain meningkatkan keterampilan siswa, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki generasi muda terhadap pembangunan daerah.

“Anak-anak SMK yang ikut praktik di proyek PUPR akan memahami bahwa pembangunan daerah bukan sekadar urusan pemerintah, tetapi juga bagian dari masa depan mereka sendiri,” tambahnya.

Dinas PUPR berharap pelaksanaan praktik kerja lapangan nantinya tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberikan transfer pengetahuan, keterampilan teknis, serta budaya kerja profesional kepada peserta didik.

Kerja sama ini juga diharapkan menjadi awal lahirnya tenaga-tenaga teknis unggul asal daerah yang mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan Kabupaten Buton Utara di masa mendatang. (Jh)

Baca Juga  Hujan Dua Hari, Sungai Langkumbe Meluap Rendam Permukiman Warga di Lapandewa