Menuju Butur Maju, Arjun Serukan Gerakan Kolektif Pemuda

Arjun mengingatkan pemuda jangan ambil sikap sendiri sendiri, namun perlu ada hal yang bisa merangkul sesama agar kekuatan jauh lebih besar.

Dirinya yang juga merupakan Founder Lapak Literasi Butur mengungkapkan pemuda tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah tetapi membutuhkan kebijakan sendiri.

“Saya percaya masyarakat butuh generasi yang bisa membangun, namun saat ini keberadaan pemuda masih perlu dipertanyakan apalagi bicara kontribusi, bahkan saya pribadi tidak menginginkan kami dipandang tidak berkontribusi untuk daerah,” sebutnya.

Langkah demi langkah harus bisa terlihat dari pemuda, sebagai contoh memberikan tawaran ide serta kegiatan yang itu melibatkan masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama.

“Olehnya itu pemerintah juga harus peduli terhadap aspirasi dari anak muda,” jelasnya.

Pemerintah bisa saja fokus pada membangun daerah namun hal penting juga bagaimana membangun sumberdaya manusia yang bisa berdaya saing untuk menumbuhkan peran penting didalam daerah.

“Pemerintah harus bisa memahami dan juga memfasilitasi yang menunjung kualitas pemuda seperti aspek pendidikan, karna pendidikan itulah modal penting bagi anak muda untuk membuat kontribusi penuh didaerah kita,” bebernya.

Dalam memandang Butur, pemuda harus bisa membentuk kepekaan terhadap potensi dan problem yang ada, ini tentu membutuhkan kesadaran individu dan kesadaran secara bersama bertujuan pasti.

Terakhir dirinya berharap bahwa gerakan sekarang harus mulai dibangun oleh pemuda tanpa menunggu pemerintah membuat inovasi namun pemuda juga bisa berinovasi dan berkreasi hari ini.

“Saya berharap kepada pemuda untuk bisa membuat gerakan yang juga bersifat kolektif bersama masyarakat dan pemerintah daerah untuk sama-sama membangun daerah yang kita cintai,” tutupnya.

Baca Juga  Pemkab Butur Salurkan Bantuan Jambu Mete untuk 1.388 Hektar Lahan