BTN dan IDM Berkolaborasi Majukan Pariwisata Indonesia

Didukung lebih dari 7 juta nasabah dan 4 juta pengguna Bale by BTN, perseroan menargetkan perluasan basis nasabah. Terutama dari segmen generasi muda dan keluarga. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi pelaku UMKM serta masyarakat di sekitar destinasi.

Selain digitalisasi, BTN juga terus menyalurkan pembiayaan untuk pengembangan infrastruktur pariwisata. Mulai dari hotel, fasilitas wisata, transportasi, hingga pemberdayaan UMKM. Sebelumnya, BTN telah menjalin kemitraan dengan berbagai pelaku industri seperti Ancol dan Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI).

“Harapannya, kolaborasi ini mampu mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan memperkuat industri pariwisata nasional secara berkelanjutan,” terang Nixon.

Sementara itu, Direktur Utama IDM Febrina Intan menyebut kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara sektor jasa keuangan dan pengelola destinasi. Kolaborasi ini diarahkan untuk menghadirkan pengalaman wisata berkelas dunia di kawasan Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko, serta TMII.

“Ini merupakan wujud orkestrasi antar-BUMN untuk memperkuat positioning Indonesia sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia, sekaligus membangun ekosistem pengalaman yang utuh dan bermakna,” jelas Febrina.

Kerja sama BTN dan IDM mencakup pengembangan berbagai program berbasis intellectual property (IP) di kawasan destinasi, termasuk kegiatan yang menyasar generasi muda seperti Festival Lampion dan Move at the Temple. Selain itu, kolaborasi juga mendukung atraksi budaya rutin seperti Ramayana Ballet Prambanan, pertunjukan Roro Jonggrang, dan Shinta Obong.

Program serupa juga akan diperluas di TMII melalui berbagai event publik, di antaranya Festival Pecinan, Jelajah Ramadhan, hingga Pesta Rakyat Kemerdekaan. Di sisi lain, kedua pihak juga fokus meningkatkan kapasitas UMKM di kawasan Pasar Medang, Kampung Seni Borobudur, Prambanan, dan TMII.

Ke depan, sinergi ini akan diperkuat melalui optimalisasi promosi, pengembangan aktivasi pemasaran yang inovatif, serta peningkatan kualitas pengalaman pengunjung. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga  Ajang Scout Run 2026 Dorong Pariwisata dan UMKM Melaju Kencang