SRAGEN – Gudang tumpukan kertas milik warga Dukuh Pertoyasan, Desa Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terbakar pada Jumat (15/3/2024) siang. Penyebab kebakaran tersebut diduga karena adanya empat bocah yang bermain petasan.

Kabid Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, Tommy Isharyanto, kepada Solopos.com, Jumat, mengungkapkan gudang itu merupakan milik pengusaha jasa penjilidan kertas. Dia mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 11.25 WIB dan api padam pada pukul 12.45 WIB. Gudang itu milik Sudirman, 66, warga Dukuh Pertoyasan RT 05.

Tommy menerangkan awalnya Sudirman melihat empat anak kecil bermain petasan. Anak-anak itu sudah diingatkan tetapi tidak menggubrisnya hingga akhirnya petasan itu mengenai tumpukan limba kertas di luar gudang.

“Pak Sudirman kemudian melihat ada asap putih di pojokan gudang. Dia lalu memanggil salah satu pekerja. Karena angin cukup kencang, api di pojokan gudang itu tiba-tiba cepat membesar dan merambat ke tumpukan kertas,” ujarnya.

Api akhirnya merembet masuk gudang. Ada 13 Tumpukan limbah kertas yang terbakar. Pemilik gudang langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tommy mengatakan kerugian belum bisa dihitung.

“Kebakaran itu membuat kepanikan warga karena dikhawatirkan barang-barang mudah terbakar dan api bisa merambat ke rumah hunian dan mesin penjilidan. Padahal 13 tumpukan kertas itu siap dijual malah hangus terbakar,” ujarnya.

Dalam pemadaman itu melibatkan sejumlah unsur, yakni Tim Damkar Sragen, tim Damkar Gemolong, TNI, relawan KWS, PSC 119 Sukowati, relawan Gemolong, dan para karyawan pabrik.

sumber : solopos.com

 

Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, Jawa Tengah, Jateng, AKBP Sigit, AKBP Suryadi, AKBP Erick Budi Santoso, Iptu Mohammad Bimo Seno, Kompol Joko Lelono, AKBP Hary Ardianto, AKBP Bronto Budiyono